Berita terbaru banyak yang mengulas kecelakaan kebakaran yang menimpa pabrik petasan di Tangerang dan menewaskan hingga 47 pekerja. Banyak yang mempersoalkan berbagai permasalahan seputar pabrik tersebut. Mulai dari ijin usaha yang diduga tidak sesuai dengan apa yang diusahakan, pabrik yang minim sekali pengaman dan lain sebagainya. yang paling menarik tentu saja persoalan memperkerjakan anak-anak.

Walau tidak bisa dipungkiri bahwa sampai saat ini masih banyak pemberi kerja yang memperkerjakan anak-anak, tapi selama tidak terekspos pihak luar, tidak jadi masalah. Padahal aturan hukum sudah jelas soal bagaimana memperkerjakan anak-anak. Bahkan kita tidak menegur bila ada anak-anak mengamen di jalanan. Bukankah itu juga melanggar ketentuan hukum?

Aturan Hukum Soal Pekerja di Bawah Umur

Ketentuan soal tenaga kerja di bawah umur, diatur dalam undang-undang ketenagakerjaan. Dalam uu tersebut, juga diatur berbagai ketentuan lain seputar tenaga kerja. Berikut ketentuanya jika pekerja ingin memperkerjakan pekerja di bawah umur.

  1. Prinsipnya, dilarang memperkerjakan anak

Anak memang masih dalam berkembang, terutama mental dan fisiknya. Maka ketentuan dalam undang-undang dengan jelas melarang memperkerjakan anak. Begitu prinsipnya. Tetapi prinsip tersebut tidak mutlak. Melainkan ada pengecualian.

  1. Usia 13 sampai dengan 15 tahun.

Bagi pemberi kerja yang ingin memperkerjakan anak di usia 13 hingga 15 tahun, undang-undang memperbolehkanya. Asalkan jenis pekerjaan tersebut adalah pekerjaan ringan yang tidak mengganggu perkembangan fisik anak. Juga tidak pula mengganggu perkembangan mental, kesehatan dan hubungan sosial anak. Itupun harus dipenuhi dengan berbagai syarat, misalnya perjanjian kerja antara pemberi kerja dengan wali, hak yang sama dengan pekerja biasa. Bahkan jam kerja bagi pekerja di bawah umur hanya boleh 3 jam dalam sehari. Itupun hanya boleh dilakukan pada siang hari. Memang sepertinya undang-undang tidak ingin anak-anak dipekerjakan.

  1. Usia 15 sampai 18 tahun

Nah bagi pekerja di bawah umur usia 15 sampai dengan 18 tahun, pada pokoknya sudah bisa dipekerjakan sebgaimana pekerja biasa. Hanya saja tidak boleh dieksploitasi, atau tidak boleh ditempatkan pada bagian yang membahayakannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *